WHAT'S NEW?
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Liverpool. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liverpool. Tampilkan semua postingan

WINBET299 - Mantan pemain Liverpool, Steve McManaman berharap pihak klub tidak berpikir terlalu panjang untuk mendatangkan Takumi Minamino dari RB Salzburg. Dia yakin tidak ada alasan untuk menunda transfer Minamino.

Kabar ketertarikan Liverpool terhadap penyerang Jepang ini mulai mengudara beberapa pekan lalu. Kedua pihak tidak membantah, Jurgen Klopp mengaku tertarik, bos Salzburg mengaku ada diskusi dengan Liverpool.

Sejak mengudara, rumor transfer Minamino terus menguat. Klausul rilis sebesar 7,25 juta poundsterling atau sekitar 135 miliar mempermudah segalanya. Untuk pemain dengan potensi besar, harga tersebut jelas sangat murah.

Lihat Juga: Erling Haaland Sudah Siap Untuk MU ? Begini Jawabannya

Ketertarikan Liverpool terhadap Minamino mudah dipahami. Mereka menyaksikan langsung permainan Minamino pada dua pertandingan kontra Salzburg di fase grup Liga Champions musim ini.

Memang ada banyak pemain Salzburg yang tidak kalah hebat, tapi sepertinya Minamino-lah yang paling cocok dengan Liverpool saat ini.

"Saya kira dia [Minamino] tampil luar biasa kontra Liverpool. Dia bermain hebat pada pertandingan pertama, dialah pemain yang membawa Salzburg kembali ke permainan (4-3) dan saya kira dia pun sangat bagus pada laga kedua (0-2)," kata Mcmanaman kepada HorseRacing via Goal internasional

Lihat Juga: Madura United Bantah Sengaja Kalah dari Persija

"Beberapa pemain mereka juga sangat bagus. Saya kira Hwang [Hee-Chan] juga sangat bagus di depan, tapi Minamino tampak begitu berbahaya."

Juga, McManaman menyinggung harga Minamino yang terbilang murah. Dia yakin Liverpool tidak perlu berpikir dua kali. Minamino hebat dan murah, jelas bisa membantu perkembangan tim.

"Jika mereka membahas soal klausul rilis sebesar 7,25 juta pounds, kita bisa membahas harga-harga pemain di Premier League, jelas tidak perlu berpikir dua kali membayar itu untuk talenta seperti dia. Jika harganya mencapai 100 juta pounds, barulah diskusi ini akan berbeda," sambung McManaman.

"Mereka pun merasa dia punya sikap yang bakal disukai Jurgen Klopp, dia bisa jadi tambahan hebat untuk skuad Liverpool," pungkasnya


Liverpool Tak Punya Alasan Untuk Menunda Transfer Minamino


Absennya Fabinho Menjadi Kabar Buruk Bagi Liverpool dan Jurgen Klopp - Manajer Liverpool Jurgen Klopp menyebut absennya Fabinho selama sekitar satu bulan tentu saja merupakan sebuah kabar yang buruk bagi The Reds sekaligus bagi dirinya.

Fabinho adalah pilar penting Liverpool di lini tengah dan sayangnya ia kini mengalami cedera engkel yang cukup parah, cedera itu didapatnya di laga lawan Napoli. Kala itu ia berada di lapangan hanya sekitar 19 menit sebelum akhirnya ditarik keluar oleh Klopp.

Fabinho kemudian dipastikan absen hingga tahun baru 2020. Kepastian itu diumumkan oleh situs resmi Liverpool pada Jumat (29/11/2019) siang waktu setempat.

Jurgen Klopp kemudian ditanya reaksinya terkait absennya gelandang asal Brasil tersebut. Klopp mengatakan hal itu jelas bukan kabar yang menyenangkan. Tentu saja, itu berita buruk. Tidak ada hal yang baik untuk dikatakan tentang itu, tuturnya pada situs resmi Liverpool.

"Tentang jangka waktu atau berapa lama, kami tidak yakin. Tapi kelihatannya cukup yakin bahwa ia tidak akan terlibat dalam jadwal laga di masa Natal, izinkan saya mengatakannya seperti ini. Jelas butuh waktu," seru Klopp.

Kini Klopp harus memutar otak untuk mencari penggantinya. Manajer asal Jerman itu mengaku ia optimis pemain lain akan dapat mengisi pos yang ditinggalkan oleh Fabinho untuk sementara.

"Sepanjang malam setelah pertandingan, tidak ada seorang pun dalam wawancara yang menanyakan hal itu dan itu adalah masalah utama saya segera setelah pertandingan. Tetapi sementara itu, kami mengetahuinya sejak dua hari atau sekitar itu dan kami memiliki solusi untuk itu, untuk posisi tersebut," ujar Klopp.

"Kita harus menggantinya, kami bisa menggantinya. Kami bermain cukup bagus tanpa dirinya, kami bermain bagus tanpa dirinya, semuanya baik-baik saja.

Tapi sekarang ini semua tentang ia melakukan hal yang benar dan kemudian ia akan kembali sesegera mungkin. Sampai saat itu kami harus menemukan solusi. Kami bukan satu-satunya tim yang memiliki pemain yang cedera. Itulah yang harus kita hadapi dan kita akan lakukan," tegas Klopp.

Untuk mengisi posisi Fabinho, Jurgen Klopp bisa memainkan Jordan Henderson. Ia juga bisa memainkan Georginio Wijnaldum di posisi tersebut.

Absennya Fabinho Menjadi Kabar Buruk Bagi Liverpool dan Jurgen Klopp





Jordan Henderson, Mohamed Salah, dan Roberto Firmino merayakan gol Liverpool ke gawang Manchester City

Jakarta - Jose Mourinho meyakini Liverpool bakal menjuarai Premier League di musim ini. Menurut eks manajer Manchester United (MU) itu, hanya keajaiban yang dapat menghentikan Liverpool untuk juara.

"Saya kira, persaingan selesai kecuali jika ada sesuatu yang dramatis semisal cedera yang membuat tim berantakan," kata Mourinho seperti dilansir Sportskeeda.


semakin jemawa setelah menaklukkan Manchester City 3-1 dalam lanjutan Liga Inggris akhir pekan lalu. Pasalnya, Man City adalah pesaing utama Liverpool dalam perburuan gelar juara Liga Inggris di musim ini.

Kemenangan itu pun membuat The Reds -julukan Liverpool- mantap berada di posisi puncak dengan 34 poin. Sementara iti Manchester City menempati peringkat ke-4 dengan 25 poin.

Pasukan Jurgen Klopp juga belum terkalahkan di musim ini. Dari 12 partai, Liverpool menang 11 kali dan imbang sekali.

"Jika Anda merasa tertinggal, Anda harus merasa bahwa Anda bakal menyamai mereka. Jika Anda berada di puncak, yang Anda rasakan harus sebaliknya, Anda mesti merasa ini belum berakhir," ujar Mourinho.

Nyaris Mustahil

Liverpool vs Man City



Mourinho pun tak luput mengomentari gaya bermain Liverpool di musim ini. Menurut Mourinho, Klopp menyesuaikan strateginya dengan kemampuan pemain.

Hal itulah, yang menurut Mourinho membuat Liverpool sulit dikejar Manchester City. "City bisa saja menang sembilan kali beruntun, tetapi saya kira Liverpool bakal kehilangan keuntungan ini," kata Jose Mourinho.


Perasaan Jurgen Klopp Saat Melihat Liverpool Nyaris Kalah - Liverpool sekali lagi menuntaskan comeback dramatis untuk memetik kemenangan berikutnya di Premier League 2019/20. Kali ini Aston Villa yang jadi korban kekuatan dan kerja keras skuad The Reds.

Sabtu (2/11/2019) malam WIB, Liverpool membuktikan mentalitas mereka di Villa Park. Gol Mahmoud Hassan di menit ke-21 membuat tim asuhan Jurgen Klopp tertekan, bahkan terus berada dalam posisi sulit sampai akhir pertandingan.

Barulah di menit ke-87 Liverpool bisa bernapas lega usai gol penyeimbang Andrew Robertson. Tujuh menit kemudian, kelegaan itu berubah menjadi sorak gembira ketika Sadio Mane mencetak gol kemenangan tepat sebelum wasit meniup peluit panjang.

Tertinggal 0-1 sampai menit ke-87 bukan situasi mudah. Mau tidak mau pasti ada pikiran negatif yang merayap memasuki benak pemain dan pelatih Liverpool. Mereka pasti berpikir bakal kalah, tapi akhirnya mental yang berbicara.

"Sejujurnya, saya tidak punya waktu untuk memikirkan hal-hal seperti itu [akan kalah]. Saya tidak ada di lapangan untuk merasa senang, kecewa, sedih, marah, atau apa pun," tegas Klopp di Liverpoolfc.com.

"Ya, terkadang saya marah, tapi bukan karena saya merencanakan itu. Saya tidak pernah sedetik pun berpikir: 'apakah kami sudah kalah?' atau 'masih bisakah kami menang?'."

Lalu, yang paling penting adalah keyakinan para pemain. Klopp tahu skuadnya akan selalu percaya. Selama menit masih tersisa, mereka punya kesempatan untuk meraih hasil terbaik.

"Saya tidak pernah berpikir bahwa kami sudah pernah mewujudkan beberapa comeback apik dan yakin bakal terulang hari ini - bagaimana bisa Anda berpikir seperti itu?" sambung Klopp.

"Namun, kami tahu itu mungkin, semua orang tahu segalanya masih mungkin. Kami tahu itu, para pemain mencoba yang terbaik di lapangan."

"Itulah sepak bola, Anda harus memahami situasi-situasi ini," tutupnya.

Perasaan Jurgen Klopp Saat Melihat Liverpool Nyaris Kalah

10 Fakta Usai Parade Gol Liverpool Vs Arsenal WINBET299 - Melewati parade 10 gol di Anfield, Liverpool akhirnya bisa menyingkirkan Arsenal di Piala Liga Inggris. Berikut data dan fakta terkait pertandingan tersebut.

Pada laga babak keempat di Anfield, Kamis (31/10/2019) dini hari WIB, Liverpool yang unggul duluan tertinggal 2-3 di babak pertama. Sempat menyamakan skor jadi 4-4, Liverpool butuh gol Divock Origi di menit akhir untuk membuat skor 5-5.

Tuan rumah akhirnya lolos ke perempatfinal setelah menang adu penalti 5-4. Ada 10 gol tercipta di waktu normal, berikut data dan faka terkait laga itu yang dikutip Opta

- Liverpool untuk kedua kalinya kebobolan lima gol di kandang dalam 66 tahun - laga lainnya juga menghadapi Arsenal, saat kalah 3-6 di Piala Liga Inggris Januari 2007.

- Ini adalah pertandingan Piala Liga Inggris dengan skor terbesar sejak hasil imbang 6-6 antara Dagenham & Redbridge kontra Brentford Agustus 2014.

- Duel Liverpool dan Arsenal di Piala Liga Inggris adalah yang paling banyak menghasilkan gol sepanjang sejarah Piala Liga Inggris, 47 gol dari 15 duel.

- Ini adalah skor imbang terbesar antara dua tim Premier League sejak West Brom dan Manchester United imbang 5-5 di laga terakhir Sir Alex Ferguson pada Mei 2013.

- Liverpool paling banyak menang adu penalti di Piala Liga Inggris ketimbang tim lain dalam sejarah kompetisi ini (delapan).

- Hanya dua tim premier League yang kebobolan di kandang lebih banyak ketimbang Liverpool di seluruh kompetisi musim ini (13 gol) - Norwich City (14) dan Southampton (19).

- Ini jadi kali pertama tim asuhan Juergen Klopp kebobolan lima gol di kandang sejak September 2009, saat Borussia Dortmund kalah 1-5 dari Bayern Munich di Bundesliga,

- Gabriel Martinelli selalu bikin gol dari empat kali jadi starter di seluruh kompetisi, mencetak tujuh gol; Dia adalah pemain muda paling tajam di lima liga top Eropa musim ini.

- Liverpool sudah kebobolan 13 gol di Anfield hanya dari tujuh pertandingan di seluruh kompetisi musim ini - cuma satu lebih sedikit ketimbang di 26 pertandingan kandang musim lalu (14 gol).

- Ini adalah skor terbesar duel Premier League di Piala Liga Inggris setelah Arsenal menang 7-5 atas Reading di Oktober 2012.

- Sejak debut untuk Arsenal pada September 2013, Mesut Oezil sudah bikin 70 assist untuk Arsenal di seluruh kompetisi - lebih banyak 28 ketimbang pemain lain.


10 Fakta Usai Parade Gol Liverpool Vs Arsenal WINBET299

Joel Matip Perpanjang Kontrak Bersama Liverpool Hingga 2024 WINBET299 - DiBek Liverpool, Joel Matip, diganjar kontrak baru. Liverpool memperpanjang kontrak Matip hingga musim panas tahun 2024.

Pemain berusia 28 tahun ini bergabung ke Liverpool pada tahun 2016 usai digaet secara gratis dari Schalke 04. Matip berangsur-angsur menggeser posisi Joe Gomez dan Dejan Lovren sebagai partner duet Virgil van Dijk di posisi bek tengah

Selama lebih dari tiga musim, Matip telah membuat 107 penampilan untuk Liverpool di seluruh kompetisi. Pemain internasional Kamerun itu berperan penting dalam sukses timnya menjuarai Liga Champions 2018/19 dan memuncaki klasemen sementara Liga Inggris di awal musim ini.

Baca juga:  Ronaldinho: Vinicius Bakal Jadi Pemain Terbaik Dunia WINBET299

"Senang rasanya menjadi bagian dari klub ini lebih lama. Benar-benar luar biasa," kata Matip dikutip dari laman Liverpool.

"Dari luar Anda bisa melihat Liverpool sebagai klub yang besar, tetapi ketika Anda berada di dalamnya maka Anda akan merasakan bagaimana besarnya klub ini. Di semua negara, para penggemarnya ada di mana-mana. Ini adalah klub hebat dan setiap pemain ingin berkostum Liverpool."

"Ada banyak hal yang masih bisa dicapai. Anda tidak pernah tahu bagaimana akhirnya, Anda cuma harus bekerja dan melakukan yang terbaik yang Anda bisa lalu lihat saja nanti. Ini merupakan sebuah kehormatan bisa menjadi bagian dari klub ini. Hal ini membuatku gembira karena orang-orang berpikir aku sudah melakukan pekerjaan yang bagus dan mereka ingin mempertahankanku," Matip menambahkan.

Matip akan bermain di laga big match menghadapi Manchester United pada Minggu (20/10/2019). Sebelumnya, Matip absen di dua laga terakhir Liverpool menghadapi Red Bull Salzburg dan Leicester City karena cedera.


Joel Matip Perpanjang Kontrak Bersama Liverpool Hingga 2024 WINBET299

Sejak April, Liverpool Sudah Koleksi Poin Tiga Kali Lipat dari MU WINBET299 - Manchester United akan menjamu Liverpool selepas jeda internasional bulan ini. Punya sejarah rivalitas yang panjang, kedua tim sedang dalam kondisi kontras.

MU akan menjamu Liverpool pada Minggu (20/10/2019) mendatang di lanjutan Liga Inggris, tepat selepas jeda internasional. Dalam kondisi ideal, laga ini seharusnya menjadi duel panas dua tim dengan gelar Liga Inggris terbanyak.

Tapi jika membandingkan performa belakangan ini, ada aroma pertandingan bakal berjalan satu arah. Liverpool sedang panas-panasnya di musim ini, memenangi seluruh delapan partai pembuka dan kukuh di puncak klasemen.

Sementara MU terseok-seok dengan dua kemenangan dan tiga hasil imbang. Baru mengumpulkan sembilan poin, 'Setan Merah' ada di posisi 12 dan hanya dua poin saja dari zona degradasi.

Jika ditarik lebih jauh ke belakang, performa kedua tim ini bahkan semakin terlihat jomplang. Opta mencatat bahwa sejak awal April 2019 lalu, Liverpool sudah mengoleksi poin tiga kali lipat dari MU.

Baca juga: MU Tenggelam di Papan Bawah, #OleOut Ramai di Media Sosial WINBET299

Dalam periode itu, MU cuma memetik 14 poin dari 15 pertandingan Liga Inggris. Hanya tiga tim yang punya catatan lebih buruk dari anak-anak asuh Ole Gunnar Solskjaer: Southampton (13), Brighton and Hove Albion (12), dan Watford (10).

Sementara Liverpool sudah meraih 42 poin, padahal memainkan satu laga lebih sedikit alias hanya 14 laga. 'Si Merah' menyapu bersih seluruh pertandingan dan menjadi tim dengan koleksi angka terbanyak di periode ini.

MU sudah bertekad menjadikan pertandingan kontra Liverpool sebagai momentum bangkit. Kemenangan atas sang rival besar yang juga pemimpin klasemen niscaya akan memberikan kepercayaan diri.

Tapi Liverpool juga tak datang dengan bekal sembarangan. Anak-anak asuh Juergen Klopp bakal menginginkan laju sempurna mereka terus berlanjut, terlebih di markas MU.


Sejak April, Liverpool Sudah Koleksi Poin Tiga Kali Lipat dari MU WINBET299

Manajer Leicester City, Brendan Rodgers, sudah siap bertemu Liverpool. Rodgers memastikan pasukannya akan bertanding menghadapi The Reds tanpa rasa takut.

Leicester akan ditantang oleh Liverpool di Anfield dalam lanjutan Liga Inggris, Sabtu (5/10). The Foxes saat ini sedang tampil bagus dan berada di peringkat tiga klasemen dengan 14 poin, tertinggal 7 angka dari Si Merah yang memuncaki klasemen.

Pertandingan ini juga menandai kembalinya Rodgers ke Anfield. Seperti diketahui, manajer asal Irlandia Utara itu pernah menangani Liverpool di periode 2012-2015. Ia nyaris membawa Liverpool menjuarai Liga Inggris di musim 2013/14, sebelum akhirnya disalip oleh Manchester City di pekan-pekan terakhir.

"Saya benar-benar menantikan laga itu," ujar Rodgers dikutip BBC. Selain itu, ia juga sedikit bernostalgia tentng masa-masa ia menjadi menangani Steven Gerrard dkk. Sebuah hal besar bagi saya bisa menangani Liverpool selama tiga tahun."

"Saya selalu menghormati semua orang di sana. Pemilik klub, mereka telah memberikan kesempatan pada saya, saat masih berusia 39 tahun. Saya bisa melatih selama tiga musim penuh, mendapat kesempatan melatih salah satu klub terbesar di dunia."


Liverpool bisa bernapas lega karena mereka tak harus dicoret dari Piala Liga Inggris. The Reds hanya didenda 200 ribu paun karena menurunkan pemain ilegal.

Seperti diberitakan sebelumnya, English Football League (EFL) selaku operator kompetisi menilai Liverpool sudah melanggar aturan saat menurunkan Pedro Chirivella saat mengalahkan MK Dons 2-0 di babak ketiga pekan lalu.

Pedro dianggap masih bermasalah statusnya menyusul kegagalannya gabung Extremadura paruh kedua musim lalu. Saat itu dokumen transfernya menggantung karena telat didaftarkan.

Alhasil hingga saat ini Pedro belum punya ITC (International Transfer Clearance) sebagai keabsahan statusnya sebagai pemain Liverpool. Ancaman dicoret dari kompetisi pun sempat membayangi Liverpool.

Namun, setelah otoritas berwenang melihat lebih dalam kasus tersebut dari keterangan Liverpool, akhirnya diputuskan hukumannya hanya berupa denda 200 ribu paun atau sekitar Rp 3,4 M. Liverpool hanya harus membayar setengahnya lebih dulu dan sisanya ditangguhkan hingga akhir musim 2020/2021.

"Setelah meneliti berbagai macam bukti, petinggi kompetisi memutuskan bahwa Liverpool tidak akan dicoret dari kompetisi karena beberapa faktor penting," demikian pernyataan EFL.

"Dalam hal ini, petinggi menyadari bahwa klub sudah meminta ITC pemain kepada FA di awal musim ini."

"Klub pun bisa mengikusertakan pemain dalam susunan tim untuk laga Premier League Two, yang mana hal itu tidak dilaporkan kepada Premier League dan EFL sampai laga kontra MK Dons."

Liverpool lolos ke babak keempat dan akan menghadapi Arsenal di Anfield akhir Oktober ini.


Liverpool terancam dicoret dari Piala Liga Inggris musim ini. Itu setelah Liverpool menurunkan pemain yang tak memenuhi kriteria saat menghadapi MK Dons.

Dia adalah gelandang Pedro Chirivella. Pedro tampil sebagai pemain cadangan dalam pertandingan di Stadium MK pada Kamis (26/9/2019) dini hari WIB. Pedro menggantikan Naby Keita di menit ke-63.

Di akhir laga, tim besutan Juergen Klopp itu memenangkan pertandingan atas MK Dons itu dengan skor 2-0. The Reds sekaligus memastikan lolos babak keempat Liga Inggris.

Di laga itu, Liverpool menurunkan pemain-pemain muda. Termasuk Pedro, 22 tahun.

Kehadiran Pedro berbuntut karena membuat Liverpool terancam tak bisa melanjutkan perjalanan di Piala Liga Inggris itu. English Football League (EFL) selaku operator turnamen, menerima laporan kalau Pedro tak memenuhi kriteria untuk turut bertanding dalam ajang itu itu.

"Kami sedang mempertimbangkan kasus ini," kata juru bicara EFL seperti kepada The Athletic dan dikutip Metro.

Sementara itu, perwakilan Liverpool belum bisa memberikan komentar panjang. Mereka membutuhkan waktu untuk mengumpulkan fakta.

"Klub menyadari potensi masalah administrasi yang berkaitan dengan salah satu pemain kami," kata juru bicara Liverpool.

"Kami bekerja sama dengan pihak berwenang terkait untuk menetapkan fakta-fakta masalah ini dan tidak akan berkomentar lebih lanjut sampai proses ini selesai," dia menambahkan.


Pengajuan Liverpool untuk hak paten nama 'Liverpool' dalam produk dan jasa di bidang sepakbola ditolak. Hal itu diumumkan pihak The Reds di situs resmi mereka.


Pihak Liverpool menerima keputusan tersebut dari The Intellectual Property Office (IPO) atau Badan Kekayaan dan Intelektual Inggris. Mereka menolak pengajuan Si Merah karena faktor 'Geographical Significance'.

"Klub menerima keputusan yang telah diambil oleh Property Office (IPO). Hal ini terkait dengan apa yang disebut penilaian sebagai 'Geographical Significance' dari Liverpool sebagai kota dibandingkan dengan penggunaannya sebagai merek dagang oleh klub sepakbola lain di Inggris," bunyi pernyataan pihak Liverpool di situs resmi mereka.

Tindakan Liverpool mengajukan hak paten nama 'Liverpool' ini memang melahirkan banyak penolakan. Walikota Liverpool, Joe Anderson, sudah menyatakan menentang
tindakan juara Liga Champions musim lalu tersebut. Kecaman juga datang dari Pemilik bisnis independen dan klub lokal bernama City of Liverpool FC.

Terkait penolakan tersebut, pihak Liverpool menegaskan telah bertemu dengan pemilik bisnis independen dan klub lokal. Klub asal Merseyside ini juga menjelaskan upaya mereka tersebut murni untuk melindungi klub dan pada fans.

"Harus ditekankan bahwa apa yang kami diajukan memiliki tujuan yang baik. Ini dilakukan untuk melindungi dan memajukan kepentingan klub dan para pendukungnya. Namun demikian, kami menerima keputusan dan semangat dari apa yang telah dibuat," ujar CEO Liverpool, Peter Moore.

"Dalam kesempatan ini, saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang terlibat terkait dalam proses tersebut. Terutama untuk pemilik bisnis independen dan klub sepakbola lokal," jelasnya

Mohamed Salah tidak memenangi penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2019. Penyerang Liverpool itu kabarnya berselisih dengan Federasi Sepakbola Mesir (EFA).

The Best FIFA Men's Player 2019 dimenangkan striker Barcelona Lionel Messi, yang mengalahkan Virgil van Dijk (Liverpool) dan Cristiano Ronaldo (Juventus).

Salah, yang juga masuk dalam 10 besar nominasi, cuma menempati urutan keempat dalam pemungutan suara. Hal itu diklaim karena dua suara dari EFA hilang

Dilansir BBC, EFA beranggapan dua suara mereka dalam voting hilang. Suara dari pelatih Shawky Gharib dan kapten Ahmed Elmohamady, yang diklaim memilih Salah, disebut tidak dihitung FIFA.

Padahal, suara jurnalis resmi Mesir Hany Danial justru masuk dalam perhitungan FIFA. Hal itu yang membuat EFA dikabarkan mempertanyakannya kepada FIFA.

Namun ada kabar, EFA sendiri yang tak mendaftarkan kedua suaranya kepada FIFA. Hal itu kemudian dibantah Elmohamady. "Tidak benar saya tidak memilih. Saya memberikannya untuk Salah," ungkap Elmohamady.

Situasi ini kabarnya membuat Salah marah ke EFA. Laporan keributan itu mencuat usai pemain berusia 27 tahun itu kata Mesir pada profil akun Twitter-nya, menjadi bertuliskan 'Pemain Liverpool' saja.

Hal itu pun tampak dibantah oleh Salah. Dalam kicauannya tak lama berselang, ia menulis "Tak peduli bagaimana mereka mengubah cinta saya pada kalian [Mesir] dan orang-orangnya, mereka tidak akan bisa," cuit Salah.

Musim lalu, Salah memang tampil apik bersama Liverpool. Ia menjadi pencetak gol terbanyak Liga Inggris dengan 22 gol, bersama Mane dan Pierre-Emerick Aubameyang, dan membantu Liverpool menjuarai Liga Champions.



Mohamed Salah pernah gagal di Chelsea. Kini, pemain Mesir itu sudah sukses di Liverpool, Frank Lampard pun melontarkan sanjungan.

Salah kembali ke Stamford Bridge, Minggu (22/9/2019) malam WIB. Pekan keenam Liga Inggris mempertemukan Chelsea vs Liverpool.

Manajer Chelsea saat ini, Lampard, pernah setim dengan Salah. Momen itu terjadi pada musim 2013/2014. Salah masih belum mendapat banyak waktu bermain saat dibeli oleh The Blues dari Basel saat itu.

Secara keseluruhan, Salah cuma bermain sebanyak 13 kali dengan seragam Si Biru. Dia membukukan sebanyak dua gol untuk tim asal London barat itu.

Salah yang tak kunjung moncer, dilepas dengan status pinjaman ke Fiorentina lalu ke AS Roma. Setelah dipermanenkan Serigala Ibu Kota, Salah tampil sip hingga dibeli Liverpool.

Bersama Liverpool, Salah menjadi striker yang amat tajam. Dalam 111 pertandingan, dia menyumbangkan 75 gol di semua ajang.

Dua trofi sudah disumbangkan oleh Salah untuk Liverpool. Si Merah dibawa menjadi juara Liga Champions musim lalu, lalu memenangi Piala Super Eropa.

"Itu berat karena semua orang mempunyai jalannya masing-masing. Malangnya untuk Mo, itu tak berjalan semestinya saat disini. Tapi, ada pujian besar untuknya. Saat itu, kami mempunyai banyak pilihan di lini serang," kata Lampard di Omnisport.

"Dia pergi ke Italia, lalu kembali lagi dan sekarang dia sudah menjadi superstar," kata Lampard lagi.

Liverpool mempunyai modal bagus menjelang melawat ke Stamford Bridge. Tim asuhan Juergen Klopp itu menjadi satu-satunya tim yang masih sempurna pada lima laga di Premier League


Liverpool kabarnya berencana menawarkan kontrak baru kepada Sadio Mane. Striker asal Senegal bakal bakal di kontrak sampai 2025, plus kenaikan gaji.

Padahal bulan November lalu, Mane sudah sepakat memperpanjang kontraknya hingga 2023. Menurut laporan Daily Mail, Liverpool bakal menambah dua tahun lagi.

Pada kontrak yang ia teken sebelumnya, Mane mendapatkan gaji 150 ribu pound sterling (Rp 2,63 miliar) per pekan. Nah, untuk kontrak baru ini, Liverpool menyodorkan gaji 220 ribu pound sterling (Rp 3,86 miliar) per pekan.

Gaji tersebut akan membuat pemain berusia 27 tahun itu sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di Anfield. Mane bakal mengalahkan upah Mohamed Salah sebesar 200 pound sterling (Rp 3,51 miliar) per pekan.

Musim lalu Mane keluar sebagai top skor Liga Inggris dengan 22 gol bersama Salah dan Pierre-Emerick Aubameyang. Di Liga Inggris musim ini, Mane sudah mencetak empat gol dan satu assist.

Dengan kontribusi oke tersebut menjadi hal yang wajar jika Liverpool harus cepat-cepat memagari Mane dari godaan klub lain, seperti halnya Real Madrid yang musim lalu tertarik dengan Mane.


Napoli dan Liverpool berhadapan di San Paolo pada matchday 1 Liga Champions, Rabu (18/9/2019) dinihari WIB. Pertandingan berjalan menarik: terbuka dan dalam tempo tinggi.

Skor 0-0 bahkan bertahan sampai memasuki 10 menit terakhir pertandingan. Sebuah penalti yang sukses dieksekusi Dries Mertens di menit ke-82 baru mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Sebuah kecerobohan di pertahanan membuat Liverpool kebobolan untuk kedua kalinya di menit ke-92. Skor 2-0 bertahan sampai peluit panjang berbunyi.

Dengan hasil ini, Napoli menempati posisi dua klasemen Grup E dengan tiga poin, hanya kalah selisih gol dari RB Salzburg. Salzburg di saat yang sama memetik kemenangan 6-2 atas Genk.

Sementara Liverpool ada di urutan ketiga, disusul Genk.

Permainan cepat langsung tersaji dari kedua tim selepas sepak mula. Napoli menjadi tim pertama yang menebar ancaman nyata.

Fabian Ruiz melepaskan tembakan dari depan kotak penalti di menit ketujuh dan ditepis Adrian. Bola pantulan disambut lagi oleh Ruiz dengan tendangan lain, lagi-lagi dihalau.

Hirving Lozano lantas menanduk di upaya ketiga dan masuk ke gawang. Tapi hakim garis mengangkat bendera tanda offside.

Liverpool baru merespons di menit ke-21. Sadio Mane mendapatkan bola terobosan dari Jordan Henderson di kotak penalti dan mengarahkan tembakan. Upayanya dihalau Alex Meret.

Tak lama kemudian, Mohamed Salah menusuk di sisi kanan dan mengoper ke Mane di tengah kotak penalti. Mane lalu menyodorkannya ke James Milner di belakang dan disambar dengan tembakan keras. Masih melambung jauh ke atas gawang.

Sundulan Lozano menyambar umpan silang Dries Mertens masih melebar di menit ke-26. Tusukan Lozano dua menit kemudian kembali mengancam, membuat Trent Alexander-Arnold nyaris membuat kesalahan. Ia berhasil mengamankan bola dari tekanan Lorenzo Insigne.

Liverpool mendapatkan peluang dari sepak pojok di menit ke-44. Umpan lambung ditanduk Roberto Firmino di tengah kotak penalti, namun bola meluncur tipis ke kanan gawang. Babak pertama berakhir tanpa gol.

Tiga menit babak kedua berjalan, Napoli nyaris unggul. Umpan silang Insigne disambar Mertens yang terbebas di dalam kotak penalti. Adrian dengan gemilang menepis bola yang mengarah ke sisi kirinya.

Liverpool membuang peluang bagus di menit ke-55 dari serangan balik. Mane menggiring bola dalam situasi dua lawan satu dengan pemain Napoli, tapi umpannya ke Salah di kiri terlalu deras sehingga momentumnya hilang.

Salah mendapatkan kesempatan di menit ke-65. Ia menyambar bola liar dari kaki Kostas Manolas di dalam kotak penalti, tapi bisa ditepis oleh Meret.

Giliran Mane punya kesempatan di menit ke-74. Menerima umpan Firmino, penyerang asal Senegal itu lolos dari penjagaan dan mengarahkan tembakan yang masih bisa ditahan oleh Meret.

Sebuah umpan silang bagus dari Alexander-Arnold mengarah ke Mane lima menit kemudian. Namun Mane gagal mencocornya.

Napoli mendapatkan penalti di menit ke-80, usai Jose Callejon diganjal Andy Robertson. Mertens maju sebagai eksekutor dan mengarahkan sepakan mendatar ke pojok kiri bawah yang tak kuasa ditahan Adrian.

Kecerobohan pertahanan Liverpool di menit ke-92 berujung gol lain untuk Napoli. Van Dijk kehilangan bola di area kotak penalti dan disambar Fernando Llorente di depan gawang.

Laga berakhir tak lama kemudian.

SUSUNAN PEMAIN :

Napoli: Meret, Di Lorenzo, Manolas, Koulibaly, Rui, Callejon, Allan (Elmas 75'), Fabian, Lozano (Llorente 69'), Mertens, Insigne (Zielinski 66')

Liverpool: Adrian, Alexander-Arnold, Matip, van Dijk, Robertson, Henderson (Shaqiri 87'), Fabinho, Milner (Wijnaldum 66'), Salah, Firmino, Mane



Performa hebat Virgil van Dijk dalam dua musim terakhir mengerek harga jualnya. Saat ini Van Dijk jadi bek dengan nilai jual tertinggi, 100 juta euro (Rp 1,5 T). Wow!

Adalah situs Transfermarkt yang merilis laporan nilai pasar pemain bertahan di Premier League. Data tersebut menunjukkan jika Van Dijk menjadi bek paling mahal di tanah Inggris.

Saat ini pemain Liverpool itu memiliki nilai pasar sebesar 100 juta euro (Rp 1,54 triliun). Hal itu mencatatkan namanya sebagai bek pertama yang meraih pencapaian tersebut di Inggris dan dunia.

Nilai pasar pemain asal Belanda menjadi yang tertinggi karena raihan prestasi yang dicapainya tahun ini. Van Dijk berhasil menyabet gelar Pemain Terbaik Eropa 2019 serta menjadi kandidat kuat peraih trofi Ballon d'Or.

Memang nilai transfer Van Dijk sudah dikalahkan Harry Maguire. Dia direkrut oleh Manchester United dari Leicester City musim ini dengan mahar 88 juta euro (Rp 1,36 triliun).

Namun, nilai pasar Maguire sebenarnya di kisaran 70 juta euro (Rp 1,08 triliun). Angka itu menempatkannya di peringkat keempat dalam daftar bek paling bernilai di Premier League.

Nilai pasar Maguire masih kalah dari rekan setim Van Dijk, Trent Alexander-Arnold, seharga 80 juta euro (Rp 1,23 triliun) dan bek Manchester City Aymeric Laporte yang bernilai 75 juta euro (Rp 1,16 triliun).

Jika diperluas ke kompetisi yang lain, Maguire cuma ada di posisi kedelapan di bawah Jose Gimenez, Lucas Hernandez, Kalidou Koulibaly, dan Matthijs de Ligt. Van Dijk juga tetap ada posisi teratas.

Berikut daftar bek termahal di Liga Inggris versi Transfermarkt:

1. Virgil van Dijk : 100 juta euro (Rp 1,54 triliun)
2. Trent Alexander-Arnold: 80 juta euro (Rp 1,23 triliun)
3. Aymeric Laporte: 75 juta euro (Rp 1,16 triliun)
4. Harry Maguire: 70 juta euro (Rp 1,08 triliun)
5. Andrew Robertson: 60 juta euro (Rp 928 miliar)
6. John Stones: 60 juta euro (Rp 928 miliar)
7. Joao Cancelo: 55 juta euro (Rp 851 miliar)
8. Davinson Sanchez: 55 juta euro (Rp 851 miliar)
9. Kyle Walker: 50 juta euro (Rp 773 miliar)
10. Antonio Rudiger: 50 juta euro (Rp 773 miliar)







WINBET299: Arsenal yang Paling Berpotensi Saingi City dan Liverpool - Arsene Wenger percaya Arsenal yang paling berpotensi menyaingi Manchester City dan Liverpool. Manchester United dan Chelsea dianggap tak cukup meyakinkan.

Pada musim lalu, City tampil sebagai juara setelah mengumpulkan 98 poin, hanya unggul satu poin saja dari the Reds yang hanya menderita sekali kekalahan. City dan Liverpool diyakini akan bersaing ketat lagi di Liga Inggris 2019/20.

The Citizens dan Liverpool menjadi dua dari tiga tim yang belum terkalahkan di empat pertandingan pertama. Liverpool masih sempurna untuk memuncaki klasemen sementara Liga Inggris dengan perolehan 12 poin, diikuti City di bawahnya dengan 10 poin.

Sementara itu Arsenal nangkring di peringkat kelima usai meraup tujuh poin. The Gunners mendulang dua kemenangan dan sekali kalah -- itupun melawan Liverpool -- dan berhasil comeback untuk mengimbangi Tottenham Hotspur di akhir pekan lalu.

Di sisi lain, MU sudah tersendat usai gagal memenangi tiga pertandingan terakhir, serupa dengan Chelsea. The Blues pun tidak mungkin menambah kekuatan di musim dingin karena masih menjalani hukuman larangan membeli pemain.

Lihat juga:  Jerman Kolaps di Babak Kedua, Loew Kecewa Berat WINBET299

"Mungkin tim yang berpotensi paling dekat bisa bersaing adalah Arsenal," Wenger mengatakan kepada BeIN Sports. "Chelsea terlihat sedikit muda, tidak cukup matang di depan dan tidak cukup matang di belakang. Man United belum juga nyetel untuk bisa bersaing dalam perburuan gelar juara."

"Man City memiliki level teknik yang amat tinggi di mana mereka selalu bisa menciptakan peluang. Liverpool sangat tangguh di belakang dan depan, mereka juga memiliki lini tengah yang tahu pekerjaan mereka. Mungkin kurang kreatif dibanding Man City, tapi mereka terlihat sedikit lebih unggul di lini serang daripada tim-tim lainnya," tandas manajer yang pernah melatih Arsenal selama 22 tahun itu.


WINBET299: Arsenal yang Paling Berpotensi Saingi City dan Liverpool

Liverpool tak cuma mempertahankan puncak klasemen Liga Inggris usai mengalahkan Burnley. The Reds juga mencatatkan rekor 13 kemenangan beruntun.

Pada laga pekan keempat Premier League di Turf Moor, Sabtu (31/8/2019) malam WIB, Liverpool menang tiga gol tanpa balas. Gol-gol dibuat dari bunuh diri Chris Wood, Sadio Mane, dan Roberto Firmino.

Tambahan tiga angka ini membuat Liverpool kembali ke posisi teratas klasemen dengan nilai 12 dari empat pertandingan. Posisi itu sempat hilang sekitar dua jam menyusul kemenangan Manchester City atas Brighton dengan skor 4-0.

Liverpool menutup bulan Agustus dengan berada di puncak dan jadi modal bagus mengarungi jeda intenasional ini. Selain itu, Si Merah juga baru saja membuat rekor baru di intern klub.

Tiga poin atas Burnley adalah kemenangan ke-13 beruntunnya di Premier League, yang uniknya dimulai saat mengalahkan tim yang sama 4-2 di Anfield 10 Maret lalu.

Hanya tiga tim yang punya rangkaian kemenangan lebih panjang dari Liverpool, yakni Arsenal (14 laga, Februari-Agustus 2002), Manchester City (15, Februari-Agustus 2019) dan (18, Agustus-Desember 2017).

Dalam 13 partai tersebut, Liverpool mencetak 37 gol dan kebobolan 10 gol. Ada total lima clean sheet dibuat dengan Sadio Mane sebagai top skorer lewat 10 gol.

Meski demikian, Mohamed Salah jadi pemain paling banyak terlibat dalam hadirnya gol dengan delapan gol dan tiga assist. Firmino menyusul dengan lima gol dan empat assist. Trent Alexander-Arnold tak bikin gol namun membuat delapan assist.

"Kami ingin mencetak rekor, melakukan hal-hal bagus. Tim ini begitu luar biasa. Semoga saja kami bisa menjaga ritme ini dan bebas dari cedera. Kami bisa bersaing dengan City seperti musim lal dan semoga saja kami bisa lebih jauh lagi," ujar Trent di BBC.






Baru tiga pertandingan, Adrian San Miguel sudah menunjukkan gejala virus menular yang dulu menjangkiti kiper Liverpool: Blunder.

Adrian kembali menjadi starter di bawah mistar gawang Liverpool, kala bertandang ke Southampton, Sabtu (17/8/2019) malam WIB. Sebelumnya ia tampil penuh hingga babak adu penalti, kala Liverpool mengalahkan Chelsea di Piala Super Eropa, Kamis (15/8).

Ia adalah pengganti pertama Alisson Becker, yang cedera di pekan perdana Liga Inggris melawan Norwich minggu lalu. Tapi penampilan cerobohnya di markas Southampton malam ini boleh jadi mulai memicu keraguan di kalangan suporter Liverpool.

Adrian melakukan kesalahan fatal yang berujung gol lawan di menit ke-83. Ia terlalu lama menahan bola backpass, sehingga pada akhirnya sepakannya malah mengarah ke Danny Ings, yang mencocornya ke dalam gawang.

Yang lebih fatal, ini merupakan kesalahan keduanya di laga yang sama. Hanya saja pada babak pertama, sepakannya yang membentur James Ward-Prowse tak mengarah ke gawang dan hanya menghasilkan tendangan gawang.

Blunder berujung gol itu pula yang membuat Liverpool kehilangan momentum. Soton bahkan nyaris menyamakan kedudukan tiga menit selepas gol Ings, lewat pemain yang sama.

Beruntung bagi tim jawara Liga Champions itu, tendangan sang mantan penyerang dari jarak dekat melebar. Sadio Mane tak menyangkal bahwa kesalahan Adrian membuat tim menjadi gugup dan nyaris mengakhiri laga dengan antiklimaks.

"Saya gugup karena pertandingan belum berakhir. Kami masih punya 10 menit untuk dilalui (selepas gol itu)," katanya kepada BBC.

"Ini pertandingan yang berat buat kami dan tentu saja kami memperkirakan itu. Kesalahan memang bisa terjadi, itu bagian dari sepakbola," imbuhnya.



Blunder Adrian ini lantas mengingatkan kembali sejumlah eror yang dilakukan kiper-kiper Liverpool terdahulu, sebut saja Simon Mignolet dan Loris Karius. Salah satu momen yang paling diingat adalah saat Karius melakukan dua kesalahan di final Liga Champions 2018, membuat Liverpool kalah 1-3 dari Real Madrid. Alhasil Adrian mendapatkan julukan baru dari Warganet "Adrian Karius"







Kiper Liverpool, Adrian, dibikin cedera penerobos lapangan di Piala Super Eropa. Tercatat The Reds tiga kali beruntun diganggu penerobos lapangan.

Adrian mengalami cedera usai membawa Liverpool menjuarai Piala Super Eropa 2019 dengan mengalahkan Chelsea dalam adu penalti, Kamis (15/8) dini hari WIB. Kiper 32 tahun itu terlihat ditekel penerobos lapangan, saat tengah larut dalam euforia di lapangan Besiktas Park, Istanbul, Turki.

Tekel penerobos lapangan itu membuat Adrian cedera engkel. Liverpool pun terancam krisis penjaga gawang, sebab Alisson Becker, kiper utamanya, juga mengalami cedera di laga perdana Liga Inggris kontra Norwich City.

Situasi ini membuat Liverpool protes ke UEFA sebagai empunya pertandingan. Sebab, juara bertahan Liga Champions itu kini sudah tiga kali berturut-turut diganggu penerobos lapangan di pertandingan garapan UEFA.

Pertama, Liverpool diganggu penerobos lapangan saat bertanding menghadapi Real Madrid di final Liga Champions 2018. Kedua, di momen dan ajang yang sama, laga Mohamed Salah dkk diinterupsi lagi di final Liga Champions 2019 kontra Tottenham Hotspur.

Kini, yang ketiga, Liverpool benar-benar ketiban sial karena penerobos lapangan itu sampai membuat kipernya cedera. "Kami sudah ke UEFA dan membuat perwakilan ke sana," ujar salah satu juru bicara klub, sebagaimana dilansir Mirror.

Manajer Juergen Klopp sebelumnya juga mengeluhkan situasi seperti ini. Menurutnya, para penerobos lapangan cukup merugikan timnya.